let the sunshine in
November 30, 2007
Mommy told me something
A little kid should know
It’s all about the devil
And I learned to hate him so
She said he causes trouble when you let him in your room
He’ll never ever leave you if your heart is filled with gloom
So let the sun shine in
Face it with a grin
Smilers never lose
And Frowners never win
So let the sun shine in
Face it with a grin
Open up your heart and let the sun shine in
-Frente-
*humming the song like an ever-happy child*
*suddenly feels a little better*
how to get an A, seriously
November 30, 2007
Mata Kuliah: Organisasi dan Arsitektur Komputer.
Yang sedang dibahas: gimana cara mengubah bilangan desimal ke bilangan biner (yang kayak 010101110 itu lho), oktal (pokoknya ga ada angka 9 dan 10), dan yang mirip2 itu lah.
Nilai UTS pertama: kurang membahagiakan.
Saat UTS kedua kemarin, saya berhasil membuktikan untuk sukses di IF-ITB butuh otak yang tidak hanya jago matematika dan pemrograman, tapi juga butuh pengetahuan di bidang lain (terutama sejarah) dan perhatian kepada hal-hal kecil (misalnya tanggal). Kenapa? mari kita simak 2 dari 3 soal yang ada.
1. Tuliskan tanggal UTS pertama, kurangi dengan bulan depan, lakukan penjumlahan, pengurangan, dan perkalian dalam biner.
2. Kurangi tahun gunung Krakatau meletus dengan tahun ini, ubah dalam bentuk biner dengan signed magnitude.
Tentu saja, dosennya nggak mau ngasi tau tanggal dan tahun dua2nya. Bagusss.
Lain kali kalau target dapet nilai A, hapalkan dulu kapan gunung krakatau meletus.
Saya nulisnya 1889. Yang bener 1883. Jadi ya salah semua.
a daily dose of happiness
November 28, 2007
oke, ini kebangetan. 2 minggu terakhir begitu banyak yang terjadi dan semuanya berakhir berantakan. hancur lebur. jadi debu. saya sampai mual kalau melihat post-post saya yang sebelumnya, sakit sendiri. apalagi inbox sms, huff. serasa pengen banting hp.
saya sedang sakit. dan saya butuh obat bernama kebahagiaan.
bersenang-senang. bertingkah bodoh dan tidak peduli. menikmati diri sendiri.
saatnya membuat resep!
bersenang-senang dengan teman?
check. the last two days is okay, i go out and hang out everyday. sayangnya ngumpulnya juga karena ngerjain tugas. ah, gapapalah.
bersenang-senang dengan musik?
credit goes to End yang koleksi musiknya semakin lama semakin saya suka.
currently loving Sondre Lerche – Say It All, memberi semangat di pagi hari!
(oh iya. sejak beberapa hari terakhir saya selalu mengalungkan headphone di leher saya. sepertinya bakal jadi dresscode tetap saya, hehehe)
bersenang-senang dengan film?
untung ada Quickie Express. lumayan mengobati rasa puas nonton bioskop. walaupun entah kenapa sepertinya ada sedikit efek samping, seperti imajiansi bawah sadar yang…well…hehehehe.
besok menunggu Boy yang membawa House season pertama.
bersenang-senang dengan pelajaran?
waduh. susah ini. satu2nya hal menyenangkan minggu ini dosen elektro yang baiiiiiiiik banget membuat ujian lisan berkelompok yang katanya bisa menggantikan nilai ujian akhir kalau cukup bagus. andaikan semua dosen seperti dia….*bermimpi*
huaaaaaaah. cape juga minggu ini.
semoga dia juga bersenang-senang,
dan otak saya yang keras kepala ini cepat melunak.
saya mau menikmati lagu ini dulu ya ^^
Hey, Jude, don’t make it bad
Take a sad song and make it better
Remember to let her into your heart
Then you can start to make it better
enjoy a happy week, everyone :)
review : quickie express
November 22, 2007
Wah, akhirnya film yang sudah saya tunggu-tunggu akhirnya keluar!
Walaupun kerjaan bertumpuk, editan blom beres, dan dompet kurang bersahabat, saya akhirnya tadi nonton bareng Tangkas dan Vina. Mungkin ada yang belum dengar fim ini (walaupun kebangetan, karena saat saya datang jam 4 ke Ciwalk XXI untuk pemutaran jam 5 saya membeli 3 tiket terakhir. wew.), jadi saya kasi bocoran dikit aja. Quickie Express itu “jasa” layanan pria panggilan atau gigolo yang di”samar”kan sebagai perusahaan pengantar Pizza. Kali ini yang menyutradari adalah Dimas Djayadiningrat, namun saya menanti2 film ini karena penulis skenarionya. None other than Joko Anwar (Janji Joni, Arisan, Kala). Casts yang terdiri dari Aming, Tora Sudiro, Lukman Sardi, Ira Maya Sopha, dan Rudi Wowor juga memberi jaminan separah apapun filmnya, minimal dari segi akting terlihat menjanjikan. Setelah terakhir kali menonton Film Hantu yang…well, sucks, saya menjadikan film ini sebagai film Indonesia terbaik tahun ini mengikuti jejak Kala, Nagabonar Jadi 2, dan The Photograph.
The result? I can say this is one of the best Indonesian movie for this year. The acting is good, picture is clear and attractive, soundtrack is so-so. What really makes this movie shine is the absurd level of humour and the not-so-predictable but superb storyline. It’s 2 hours of fun! Whenever the movie gets a little flat there’s always a spark of comedy that fill the studio with our laughter. What’s the downside? Well definitely it’s pretty vulgar and full of sexual jokes (you’ve been warned by its tagline: dimana ada kemaluan di situ ada jalan). Some scenes are unnecessarily long and sometimes it can be a bit cheesy. Overall, it’s a breakthrough. Where else you can get to see Aming goes pole-dancing? hahahahahaha
4 out of 5
www.quickieexpress.com
Lapar!
November 21, 2007
Saya baru menyadari suatu hal baru sekarang saya alami:
Laptop baru yang kecil + Hotspot kampus + malas belajar = online addiction.
Bahkan facebook yang sempat saya maki2 kemarin saya kunjungi 3 kali sekarang, hahahaha. Tinggal e-mail saja yang belum mewabah ke diri saya nih. Sampai ketagihan bisa2 saya beli BlackBerry :p
Omong2 saya masih kesel. Kemarin pemutaran film Paris Je T’aime di bioskop kampus gak lancar. Gara-gara gak dapet DVDnya, jadinya terpaksa beli baru di Pasar Simpang. Tentunya dengan gambar kualitas VHS (tapi tetep widescreen) dan subtitle sampah. Padahal kemarin ternyata ada beberapa anak Unisba yang nonton. Wah, malu bener. Untung untuk pemutaran Serendipity beberapa jam lagi dapet source yang subtitlenya beres, hehehehe. Doakan pemutarannya sukses dan yang nonton rame ya!
Huff, laper. Tadi siang blom makan. Pengen makan enak tapi duit menipis, hahaha.
Oh iya, omong-omong soal laptop, sejak hari pertama saya langsung ganti wallpapernya. Karena di USB saya ada gambar2 dari flickr dan deviantart, jadinya saya pakai sebuah gambar untuk jadi pengganti wallpaper bawaan windows. 2 hari kemudian, setiap orang yang melihatnya bilang ‘wow!’, ‘Masya Allah’, ‘buset dah’, ‘wuuhuu’, ’siapa tuh?’ dan sejenisnya. Mau tau seperti apa wallpapernya?
heran, kenapa pada protes sih? *masi ga nyadar juga* :p
no gravity
November 20, 2007
I don’t understand why
See it’s burning me to hold onto this
I know this is something I gotta do
But that don’t mean I want to
What I’m trying to say is that I love you
I just,
I feel like this is coming to an end
And it’s better for me to let it go now than hold on and hurt you
I gotta let it burn
Dunia saya berjalan seperti biasa.
Air panas di shower kamar mandi saya masih selalu terlalu panas beberapa derajat,
Angkot Caringin-Sadang Serang yang membawa saya pergi ke kampus selalu penuh,
Teman saya masih jualan donat dan tahu isi di kelas,
Dosen saya selalu bertanya ke anak dengan absen 20 karena sekarang tanggal 20,
Saya beli susu strawberry dan roti coklat di koperasi,
dan saya mendengarkan lagu yang itu-itu saja dari playlist HP saya.
Ya, ada yang kurang. Ucapan selamat pagi dari dia. Saya merasa ada tempat kosong di sudut hati saya. Sepetak tempat yang sudah saya jaga selama sebulan terakhir ini dengan sekuat hati saya. Sepetak tempat yangmenjadi tempat pelarian saya, tempat saya merasa nyaman.
Selama ini tempat itu tidak pernah benar-benar terisi. Selama ini hanya ada bayangan dan cahaya. Tidak ada apapun untuk disentuh maupun didengar. Saya berharap suatu saat semua itu berubah menjadi nyata. Sesuatu yang bisa saya rasakan dan menjadi tempat saya bersandar. Semua harapan itu mendorong saya untuk berjuang mempertahankan tempat itu. Menggeser tempat yang lain sedikit demi sedikit agar saya bisa bernapas leluasa saat saya mengunjungi tempat itu.
Tempat itu sekarang sudah sepi.
Hanya ada kenangan yang melayang,
dan hati yang belajar semakin banyak,
dari cinta.

