gone dark(er)

March 28, 2009

not completely dark, as you see
not completely dark, as you see

sumpah, rumah kita semua dimatiin dan nggak pakai lilin sebatangpun
(walaupun setelah dinyalakan lagi ternyata gw lupa matiin monitor komputer :p)

counting

March 26, 2009

Wah, 26 Maret. Sebulan lagi 26 April. 20 tahun dong.

……………………………….DAMN.

Ok, di satu sisi, gw tidak segalau/labil/resah/gundah beberapa bulan lalu dalam menghadapi keduapuluhtahunan. Banyak orang yang memberi banyak masukan ke gw, dari mulai “apasih ram.“, “been there done that, biasa aja kok“, sampai yang minoritas seperti “ADUH lo jangan ngingetin gw deh ram ahhh fakkk” seperti gw. Gapapa, gapapa, yah orang-orang bener juga sih: 20 tahun itu hanya setahun lebih tua daripada 19 tahun. Andai beneran seperti lagunya Five For Fighting there’s never a wish better than this, When you only got 100 years to live; yah cuma nambah lebih tua 1% dari hidup lah. Yada yada yada etcetera. It’s not a big deal.

Or is it?

Well, the problem is me: Gw udah menargetkan terlalu banyak hal untuk sampai ke 20 tahun ini. Ke angka aman pertama ini. Belum bisa nyetir. Belum punya sumber penghasilan tetap. Belum punya IP yang bagus. Belum punya pasangan hidup temporal maupun permanen. *Yah yang permanen masi lama lah ya, ga masuk hitungan sih*.

Belum pernah keluar dari kasur yang nyaman ini dan mencoba bertahan hidup walau sehari saja. <– ini terdengar berlebihan, namun gw tetap menganggap survivability adalah sebuah hal yang harus dimiliki di dunia rimba ini.

Yah, mungkin sebulan lagi, gw masih tetep seperti ini. Masih setinggi 190 cm dan berat 60 kg, berambut gondrong dan berkacamata. Masih seseorang yang kerjanya hanya berusaha menghibur orang lain (part-time). Masih orang yang ga peduli sama orang lain (the other part-time). Masih…apa ya?

Masih puas gini-gini aja. Masih berusaha tidur padahal tau kalau weker akan bunyi sebentar lagi. Hahaha.

Mungkinkah keajaiban akan datang?
*gw tidak mengharapkan tiba-tiba gw mimpi ada malaikat/jin menyadarkan gw dan membuat perjanjian yang akan berakibat fatal kalau tidak gw penuhi bla bla bla, tapi yah….keajaiban ga bisa dipilih-pilih sih*

Oh iya, maaf kalau gw menggunakan bahasa yang sangat berantakan di sini. Gw lagi males nulis rapih2 hanya untuk menarik perhatian dengan bahasa inggris gw yang berantakan dan bahasa indonesia gw yang nilainya pas-pasan ;)

appetite

March 18, 2009

Selasa

Makan pagi: skip, masih tidur
Makan pagi menjelang siang: skip, masih pusing
Makan siang menjelang sore: skip, baru bangun tidur siang
Makan sore: skip, tanggung
Makan sore menjelang malam: sate ayam 15 tusuk, sepiring nasi, sebotol teh botol. Rp. 15,500.
Makan malam: lupa ambil duit di ATM, masih pusing, menahan lapar
Makan mulai larut malam: angkot udah ga ada, tambah ga bisa kemana-mana
Makan sangat larut malam: Panas spesial 14045. Baru inget nyimpen duit di bawah kasur. Rp. 35,900.

Poin terakhir di atas beneran kejadian. Ada kalanya kebijaksanaan nenek2 ternyata berguna.

Rabu

Makan pagi: skip, sekalian makan siang aja
Makan siang: Nasi goreng kambing dan jus alpukat. Rp. 11,500.
Makan sore: lupa, keasikan chatting
Makan malam: Decolgen, Buavita orange juice, Pulpy Orange, Chicken Sandwich, Martabak kacang coklat. Rp. 27,600.

ternyata flu tidak hanya menyebabkan tidak bisa kuliah tapi juga membuat duit terkuras lebih cepat.

Protected: chronologic

March 18, 2009

This post is password protected. To view it please enter your password below:


Let’s say, I got a fortune. A great sum of cash that fell from the sky. Million, billion, whatever. Here’s how I’ll spend it:

dalam buku
Gw akan membeli satu toko buku Aksara beserta seluruh isinya. Entah kenapa, itu tempat yang paling suka gw kunjungi setiap kali ke Jakarta. Lebih dari Coffee Bean dan Kinokuniya.

dalam musik
Memanggil Sore untuk manggung di ulang tahun ke-20 gw April nanti. Untuk apa dengerin iPod kalau bisa manggil artistnya manggung langsung? :p

dalam film
Membuat bioskop pribadi lengkap dengan proyektor film sendiri. Celluloid is the coolest medium for movies!

dalam kendaraan
Tanpa banyak pemikiran, tetap ingin sebuah VW Karmann-Ghia. Kalau benar-benar berlebih, pengen punya gerbong kereta api pribadi.

dalam barang elektronik
Entah kenapa, i’d love a vintage Jukebox and a classic Gramophone :p

dalam makanan
Membuka sebuah restoran dengan berbagai tema tapi bisa dipesan tempatnya buat masak sendiri. Think home cooking in artistically-decorated dining room with their own themes. Best of both world :D

dalam bidang religi
Membangun mesjid dengan arsitektur kaca dan kayu serba minimalis. Kubah kaca? Kayaknya keren hahaha. Yang pasti bakal gw buat supaya pas lagi solat jamaah seluruh sinyal HP bakal diblokir, tapi di taman depannya ada Wi-Fi *tetep dah hahaha*

dalam pakaian
Long coat warna coklat muda. Syal hitam. Bukan, bukan barangnya, tapi tokonya.

dalam hobi
Nikon D700, Hasselblad, beberapa kamera Lomo, Letus Extreme, Steadicam, tripod Manfrotto, lalu….yah…gitu deh. Sampai pada poin ini gw mulai merasa kalau mimpi gw ketinggian karena mulai terlalu spesifik.

dalam bisnis
Pengen punya sawah.

dalam hadiah untuk seorang teman yang butuh pelarian
Tiket pesawat ke Saturnus :D

R: hahaha. we’re shops and distros and departement stores and you’re the shoppers
K: Tai bgt ya cowo2 tu kalo lg promosi
R: tapi kayaknya kalau gw itu lapak dvd bajakan deh =))
R: beli 10 gratis 1
K: =))
K: Sering dikunjungi

Tukang DVD yang bodoh dan bukan siapa-siapa. Kalau pinter kayaknya ga jadi tukang DVD deh.