2 more weeks

May 18, 2008

Setelah bersenang-senang main Wii, makan di Warung Pasta, beli novel Djenar Maesa Ayu di Gramedia, dan nonton piala Thomas-Uber, sudah saatnya minggu menyenangkan ini habis. Ya, mulai besok dimulailah minggu-minggu yang sangat dinanti (karena menandakan pederitaan yang akan segera berakhir):


Minggu ujian akhir semester.

Yak, tenang (TIDAAAK!! ARRGH!! HUAAAA!!!), setelah ini bisa seneng-seneng. Bisa nonton Indiana Jones. Bisa karaokean. Bisa segala macem. Bersabar, bersabar! Tapi tentu saja, sabar tidak cukup, karena memang untuk menghadapi ujian harus:
Belajar.


Sering muncul banyak perdebatan tentang cara belajar yang baik. Waktu SD gw selalu duduk di depan dan mendengarkan guru sambil duduk dengan manis. Waktu SMA cara belajar gw adalah main Block Breaker di HP sambil dengerin iPod. Setelah kuliah tentu saja cara belajar harus disesuaikan. Setelah 2 tahun di ITB, gw mempunyai beberapa cara untuk belajar:

1. Belajar tipe 1
Tipe belajar paling sering dilakukan. Caranya kurang lebih dengan bermain Word Challenge di Facebook, blogwalking di tab sebelahnya, nonton video-video goblok seperti Buka-bukaan oleh Barakatak di YouTube, dengan YM pasang status “lagi belajar” dan ngebahas hal-hal penting di TV dengan temen sebelah seperti dari mana asal kata “hidung belang”. Hasil: terlalu santai, sehingga kurang efektif.

2. Belajar tipe 2
Kebalikan tipe 1, belajarnya yang ini lebih serius. Baca PDF 20 halaman, latian soal 5 nomer, cari-cari catatan temen, ulang dari awal. Pulpen hasil rampasan tergeletak dimana-mana. Tentu saja, biasanya sambil tetep nyalain YM gosipin orang sambil conference. Hasil: otak stres tapi nggak ngerti2, tetap kurang efektif.

3. Belajar tipe 3
Tipe belajar paling khusyuk. Duduk di kasur, matiin WiFi, pasang playlist lagu-lagu yang tidak ingin membuat bergerak-gerak spontan, menyiapkan sekaleng Nescafe dan Lay’s rasa salmon teriyaki di meja samping. Tidak ada internet, semua damai. Hasil: paling efektif.

Saatnya pasang status di Twitter,

lagi belajar tipe 3,
sambil dengerin Transatlanticism

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: