juli sampai desember

December 28, 2008

Juli

Juli itu bulannya The Dark Knight! (apa lagi sih yang segitu happeningnya bulan itu?). Eh ada sih, bulan Juli gw nyaris D.O. Yah adalah penyebabnya, bukan hanya karena gw bego aja. Bulan it juga ada INKM (“perkenalan” untuk mahasiswa baru gitu deh) dan untuk pertama kalinya ramda ikut acara kampus. Prestasi yang ajaib, saudara-saudara. Kerjanya memangkas anggaran (skill yang terbukti berguna di acara berikutnya, Olimpiade ITB). Di sini lain, gw akhirnya membodoh: berharap dengan hanya menunggu. “Let it flow aja” babon, siapa sih yang bilang. Gw hanya menunggu jam bom waktu berdetak, detik demi detik…

Agustus

Agustus seluruh krisis akademis selesai. Indonesia berulang tahun. INKM selesai. Cinta Laura (a.k.a “Baby”) tamat riwayatnya. Perasaan gw ke dia makin nggak jelas dan fluktuatif. Kuliah sangat santai (16 SKS gitu, gile aje santainya). Bulan Agustus juga saat yang tepat buat bertobat karena mulai masuk bulan puasa. Dosa berkurang (harusnya). Pahala sedikit meningkat (amin). Wall-E keren parah. Jakarta masih macet dan Bandung lagi banyak angin.

September

September itu jaman-jamannya disorientasi. Ya, masih tetap soal yang ITU dong. Belum, belum selesai. Untuk mengcounter semua itu gw sampe mencari kesibukan sehingga 16 SKS yang seharusnya santai itu jadi ga ada bedanya. Cakru LFM mulai berdatangan. Ada satu-dua yang lucu sih hahaha. Belajar DDR, (mencoba mulai) belajar nyetir, dan belajar menikmati hidup. Menyelesaikan film Vina. Minum obat. Sakit flu. Mudik.

Oktober

Oktober itu Liverpool akhirnya menang lawan Chelsea. Rectoverso baru keluar. Kutunggu Jandamu juga (film ini membuat gw mempertanyakan lagi kegemaran gw akan film-film substandar). Bulan ini orang-orang juga akan menemukan perbedaan: gw duduk di tempat selain LFM dengan memakai sweater dan membawa buku notes kesayangan, mengerjakan segala apa yang bisa dikerjakan tentang Olimpiade. Mmmm gimana ya. Gw mulai merasa saat itu gw ga segitu nyamannya di unit gw itu. Akhirnya ya gw datang hanya saat gw dibutuhkan. Ga ada yang kehilangan gw juga kan?

November

November, saya patah hati.
A f**kin’ big but predictable one.
That’s all that matters in November.

Desember

Desember itu masa penyembuhan (yang anehnya berlangsung dengan sangat cepat). Segalanya terlihat kembali normal. Bahkan UAS terlihat sesusah biasanya. Desember juga diwarnai kelabilan pikiran tentang usia yang mendekati 20. Relai obor olimpiade dimulai. Liburan mendekat.

Rencana malam tahun baru?
Mmmm mungkin bersama dia.
Dia yang lain : )

Kepada semua orang baik yang berPS2 di Bandung: bawa sini dong. Masa udah ngerampok karpet DDR si vina tapi ga ada PS2nya.

One Response to “juli sampai desember”

  1. kana said

    haha gw jg baru2 ini berkunjung, baca jan-jun. skrg udah jul-des. my december bukannya gloomy, tapi stressful. desember lo.. masa penyembuhan. ehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: