the idyllic bus shelter

October 9, 2009

saya sedang berteduh saat kamu turun dari bus itu.

selanjutnya klise.

mungkin kita hanya butuh teman bicara
tentang harapan-harapan dan pertanda.

mungkin kita hanya butuh teman tertawa
tentang apa saja yang bisa melipur lara.

mungkin kita hanya butuh payung coklat tua.
hujan belum reda,
kita berlindung di bawah atap yang berbeda.

saya tidak tahu apakah saya masih menunggu.

saya ingin meninggalkan hujan dan atap ini
dan membelikan kita dua cangkir kopi.

oktober 2009.

One Response to “the idyllic bus shelter”

  1. wari said

    keren ram…
    gw pengen bs bikin tulisan ky gini.. hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: