visa on arrival

October 14, 2009

R: oke, gw beri analogi terakhir tentang kehidupan gw:
G: cool banget mas ramda ini curhat saja pakai analogi
G: mari coba saya simak
R: gw petualang yang sudah terlalu sering ditolak masuk ke negara2
R: sekalipun gw hanya ingin singgah dan belum tentu menetap
G: okay
R: jadi ya kalau mau menyombong, gw sudah melihat dunia tapi sebatas sekilas saja
G: tsaah.
R: hahaha
R: pas masuk imigrasi langsung disuruh pulang =))
G: hahaha mungkinkah anda ditolak masuk karena pemerintahan negara ini tau anda tidak berminat untuk menetap?
G: itu bisa jadi begitu
R: nggak juga, rata2 mereka memang hanya peduli dengan program pariwisata mereka saja
R: asumsi mereka, turis pasti cuma sebentar
R: dan mereka selalu minta turis yang ganteng dan kaya untuk menjaga image pariwisata mereka
R: they don’t like backpackers who fall in love with them
R: or rather, they don’t want to take any chances
R: “yang aman2 saja”
G: ah gue benci banget kata-kata ” cari pacar yang kaya ”
G: cih.
G: *maaf terbawa sesaat
R: kenapa begitu?
G: kenapa begitu apa?
G: kenapa gue gasuka kalimat itu?
R: yup
G: ya gasuka aja, parasit kesannya
G: dan betul deh, berdasarkan pengalaman, pacaran dengan orang yang kelas sosial ekonominya lebih tinggi belum tentu juga menyenangkan
R: gw sudah menerima kalau sometimes it matters sih haha
R: fair enough for me
R: :p

bodoh ya?

G: misi utama gue : ikhlas
G: :D
R: misi utama gw: beruntung
R: hahaha

amin.

2:49 AM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: